Prediksi Harga Bitcoin USD 250.000 Akhir 2025 oleh Tokoh Blockchain

by -242 Views

Prediksi Harga Bitcoin USD 250.000 Akhir 2025 oleh Tokoh Blockchain

Bitcoin kembali jadi sorotan setelah tekanan di pasar keuangan mereda menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda rencana tarif resiprokal terhadap lebih dari 70 negara. Sentimen yang membaik itu ikut mendorong aset digital bergerak naik, dengan Bitcoin kembali berada di atas level USD 82.000. Di tengah pemulihan tersebut, Charles Hoskinson, salah satu pendiri perusahaan rekayasa blockchain IOG, melontarkan proyeksi yang mencuri perhatian: Bitcoin bisa menembus USD 250.000 pada akhir tahun ini atau tahun depan.

Pasar Kripto Mulai Keluar dari Tekanan

Menurut Hoskinson, pelemahan Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental aset tersebut. Ia menilai penurunan lebih banyak dipengaruhi oleh ketidakpastian global, terutama setelah kebijakan tarif timbal balik dari Trump sempat mengguncang pasar. Walau Bitcoin masih sekitar 25% di bawah rekor tertingginya, Hoskinson melihat ruang pemulihan masih terbuka lebar jika tekanan eksternal terus mereda.

Ia menilai pasar saat ini sedang berada dalam fase mencari arah. Dalam situasi seperti itu, aset berisiko seperti kripto memang cenderung lebih sensitif terhadap sentimen makro. Namun ketika ketegangan mulai mereda, minat investor bisa kembali mengalir ke Bitcoin dengan lebih agresif.

Suku Bunga, Adopsi, dan Geopolitik Jadi Pendorong

Hoskinson juga menyoroti kemungkinan turunnya suku bunga bank sentral Amerika Serikat sebagai salah satu pemicu utama. Jika biaya pinjaman turun, investor biasanya lebih berani masuk ke aset berisiko, termasuk kripto. Di saat yang sama, ia melihat tren kepemilikan kripto secara global terus meningkat dan menjadi fondasi penting bagi kenaikan harga Bitcoin berikutnya.

Selain faktor moneter, Hoskinson mengaitkan prospek Bitcoin dengan perubahan geopolitik yang sedang berlangsung. Menurut dia, kombinasi antara ketidakpastian global, pergeseran arus modal, dan meningkatnya adopsi aset digital bisa menciptakan kondisi yang mendukung reli besar dalam beberapa bulan ke depan.

Regulasi dan Stablecoin Bisa Mengubah Arah

Di sisi lain, Hoskinson menekankan bahwa pasar kripto tetap membutuhkan kepastian hukum. Ia menyebut kemungkinan hadirnya aturan baru seperti Undang-Undang Struktur Pasar Aset Digital dan Perlindungan Investor sebagai langkah yang dapat memberi kejelasan bagi pelaku industri. Kepastian ini, menurutnya, penting agar pasar tidak terus bergerak dalam bayang-bayang ketidakpastian regulasi.

Ia juga menyoroti adopsi stablecoin oleh perusahaan teknologi besar sebagai perkembangan yang patut diperhatikan. Jika penggunaan stablecoin meluas, transaksi lintas negara bisa menjadi lebih efisien dan pada akhirnya memperkuat ekosistem kripto secara keseluruhan. Hoskinson bahkan memperkirakan pasar kripto masih akan bergerak lesu dalam beberapa bulan ke depan, sebelum minat spekulatif kembali meningkat tajam sekitar Agustus atau September.