Tether Gandeng Crystal Intelligence: Keamanan Blockchain Tersorot

by -231 Views

Tether, perusahaan penerbit stabilcoin USDT, telah mengumumkan investasi strategis ke perusahaan forensik blockchain, Crystal Intelligence. Investasi ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan keamanan dan kepatuhan di industri kripto. Meski nilai investasi tidak diungkapkan, CEO Tether, Paolo Ardoino, menegaskan komitmen perusahaan untuk memperkuat pengawasan dan transparansi dalam penggunaan USDT.

Dalam komentarnya, Ardoino menyatakan, “Kami berkomitmen penuh untuk meningkatkan kepatuhan dan keamanan di dunia kripto dengan bermitra dengan teknologi canggih yang mendukung pemantauan yang efektif.”

Kemitraan ini memungkinkan Tether untuk menggunakan analitik Crystal Intelligence guna mendeteksi dan membatasi aktivitas ilegal yang melibatkan USDT. Fokusnya adalah memperbarui sistem pemantauan internal Tether, termasuk melakukan pengecekan daftar dompet terlarang dan memberikan dukungan terhadap proses penyitaan aset bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Tindakan ini semakin penting di tengah peningkatan pengawasan terhadap aset digital secara global. Regulasi yang semakin ketat mendorong pelaku industri untuk lebih proaktif dalam menerapkan teknologi pengawasan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan analitik blockchain.

Perlu diingat bahwa setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab pembaca. Sebaiknya lakukan kajian dan analisis dengan baik sebelum membeli dan menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Source link