Waktu Tersisa, Analis Waspadai Potensi Kegagalan Reli Bitcoin

by -70 Views

Bitcoin (BTC) kemungkinan tidak memiliki cukup waktu untuk kembali mencetak reli parabola besar seperti pada tahun 2017 dan 2021, sebagaimana dinyatakan oleh analis kripto terkemuka, TradingShot. Meskipun volatilitas jangka pendek terus berlangsung, tren jangka panjang Bitcoin masih tetap kuat dan terstruktur naik, dengan BTC saat ini berada dalam pola Channel Up. TradingShot menyoroti fakta bahwa dalam siklus 2024 ini, Bitcoin belum menunjukkan pola lonjakan parabola seperti dalam dua siklus sebelumnya, meskipun telah menembus zona beli sejak jatuh ke titik terendah pada November 2022.

Menurut TradingShot, penembusan dari zona ini biasanya menghasilkan lonjakan tajam menuju puncak pita Fibonacci, namun hingga saat ini reli semacam itu belum terjadi. Dengan mempertimbangkan relevansi siklus 4 tahun, TradingShot menyatakan bahwa waktu yang tersisa sekarang hampir habis. Analis kripto lain, Rekt Capital, juga sependapat dengan pandangan ini. Menurutnya, jika pola historis dari tahun 2020 terulang, puncak harga bisa tercapai pada Oktober 2025, sekitar 550 hari setelah halving yang terjadi pada April 2024.

Dengan demikian, pasar bullish mungkin hanya memiliki dua hingga tiga bulan lagi. Data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView mengindikasikan bahwa saat ini harga Bitcoin berada di kisaran USD 109.760, hanya 2% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa di USD 111.970. Tampaknya Bitcoin perlu memanfaatkan waktu yang tersisa dengan bijak untuk menentukan arah pergerakan selanjutnya di pasar kripto.

Source link