CEO Western Union Puji Stablecoin sebagai Peluang Bisnis

by -241 Views

Pemerintah China, terutama otoritas di Shenzhen, telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait penggunaan stablecoin. Peringatan tersebut dikeluarkan karena semakin banyak laporan tentang penyalahgunaan stablecoin dalam berbagai skema penipuan. Menurut informasi dari cryptopotato, Pemerintah China mengungkapkan bahwa pembicaraan yang marak mengenai stablecoin dan aset kripto lainnya telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Mereka memanfaatkan kurangnya pemahaman masyarakat dengan membujuk korban menggunakan istilah-istilah seperti “kebebasan finansial” dan “kekayaan digital” untuk tujuan penipuan.

Dalam pengumuman resmi, Kantor Kelompok Kerja untuk Pencegahan dan Penanggulangan Aktivitas Keuangan Ilegal menyebutkan bahwa banyak pelaku penipuan menggunakan istilah baru seperti “mata uang virtual”, “aset digital”, dan “stablecoin” untuk menipu dana dari masyarakat dengan modus yang beragam, mulai dari penipuan, perjudian ilegal, hingga pencucian uang. Meskipun perdagangan dan penambangan aset kripto masih dilarang di Tiongkok, negara tersebut sedang mengembangkan stablecoin resmi yang didukung oleh yuan. Peringatan yang dikeluarkan pemerintah dapat dianggap sebagai upaya untuk mengontrol penggunaan stablecoin secara ketat dan menekankan bahwa tidak ada ruang bagi stablecoin swasta atau asing.

Source link