Harga kripto pada Sabtu, 2 Agustus 2025, dibuka dengan nada yang kurang bersahabat. Mayoritas aset digital papan atas kompak bergerak di zona merah, menandakan tekanan jual masih mendominasi pasar setelah beberapa hari sebelumnya berlangsung lebih dinamis. Bitcoin sebagai aset kripto terbesar ikut melemah, sementara altcoin utama turun lebih dalam dan ikut menyeret sentimen pasar secara keseluruhan.
Bitcoin dan Ethereum Sama-Sama Tertekan
Bitcoin (BTC) tercatat turun 2,11 persen dalam 24 jam terakhir. Koreksi ini menjadi sorotan karena BTC masih menjadi patokan utama bagi arah pasar kripto. Ketika Bitcoin melemah, biasanya ruang gerak aset lain ikut terdampak, dan kondisi itu kembali terlihat pada perdagangan hari ini.
Tekanan yang lebih besar justru datang dari Ethereum (ETH). Aset kripto terbesar kedua itu turun 5,69 persen, jauh lebih dalam dibanding Bitcoin. Pelemahan ETH memberi sinyal bahwa pasar sedang tidak hanya berhati-hati, tetapi juga cenderung melepas posisi pada aset berkapitalisasi besar.
Altcoin Ikut Menyusul ke Zona Merah
Gelombang pelemahan tidak berhenti di dua aset utama tersebut. XRP terkoreksi 2,06 persen, Binance Coin (BNB) turun 3,53 persen, dan Solana (SOL) melemah 4,87 persen. Rangkaian penurunan ini memperlihatkan bahwa tekanan pasar terjadi merata, bukan hanya pada satu aset tertentu.
Di kelompok altcoin lain, Tron (TRX), Dogecoin (DOGE), dan Cardano (ADA) juga terpantau ikut terkoreksi. Kondisi ini membuat pasar kripto hari ini tampak bergerak serempak ke bawah, tanpa banyak aset yang mampu bertahan di zona hijau.
Stablecoin Juga Tidak Sepenuhnya Tenang
Yang menarik, Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) juga tercatat melemah dalam 24 jam terakhir. Padahal, dalam kondisi normal, dua stablecoin ini cenderung bergerak stabil karena nilainya dirancang mengikuti dolar AS. Pelemahan tipis pada aset yang biasanya tenang ini menjadi penanda bahwa tekanan di pasar kripto cukup luas.
Kapitalisasi Pasar Susut ke USD 3,68 Triliun
Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto turun 2,63 persen dan berada di level USD 3,68 triliun atau sekitar Rp 60.260 triliun. Penurunan ini menegaskan bahwa koreksi hari ini bukan sekadar pergerakan sesaat pada beberapa aset, melainkan memengaruhi pasar secara lebih menyeluruh.
Data pergerakan terbaru ini merujuk pada laporan pasar kripto yang beredar pada Sabtu pagi, 2 Agustus 2025. Dalam kondisi seperti ini, pasar kembali mengingatkan bahwa perubahan arah harga bisa terjadi cepat, dan aset-aset besar pun tidak kebal dari tekanan jual yang datang bersamaan.





