CKG Target Semua Sekolah Keagamaan

by -164 Views

Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah yang ditargetkan untuk mencakup 53 juta siswa semakin memperkuat komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan anak-anak Indonesia. Diluncurkan di semua jenis sekolah, termasuk lembaga pendidikan berbasis keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama yang melayani sekitar 12,5 juta peserta didik, program ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan yang merata kepada semua warga negara, tanpa terkecuali.

Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hariqo Wibawa Satria, sebagai negara terbesar keempat di dunia dengan populasi sebanyak 285 juta jiwa, Indonesia memiliki tujuan ambisius untuk menciptakan generasi emas pada tahun 2045. Dalam upaya mencapai visi tersebut, Presiden Prabowo telah mengeluarkan sejumlah kebijakan dan program prioritas, termasuk program Makan Bergizi Gratis, Peningkatan RSUD, Sekolah Rakyat, dan berbagai program beasiswa. Selain itu, Presiden juga telah menandatangani beberapa Peraturan Pemerintah seperti No 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.

Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di lembaga pendidikan agama dan keagamaan menjadi langkah strategis dalam mendukung misi Indonesia Emas 2045. Mendukung pendidikan inklusif lintas iman, program ini akan mencakup sekitar 12.548.995 peserta didik binaan Kementerian Agama, meliputi siswa Madrasah, santri pondok pesantren, serta siswa pendidikan Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya dukungan dari seluruh lembaga pendidikan agama dan keagamaan dalam mendukung program CKG di sekolah. Selain menyediakan fasilitas dan alat pemeriksaan kesehatan, guru dan tenaga kependidikan juga diminta untuk terlibat dalam proses pendampingan teknis. Kepala Kanwil dan Kepala Kankemenag di seluruh Indonesia diharapkan dapat mengawal pelaksanaan program ini dengan penuh perhatian, agar visi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai dengan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Source link