Kekhawatiran pasar semakin meningkat akibat aksi profit-taking dari investor besar. Pendiri Maelstrom Fund, Arthur Hayes, dilaporkan telah melikuidasi aset senilai lebih dari USD 13 juta, termasuk ETH, ENA, dan PEPE. Sebagian besar dana yang ditariknya saat ini disimpan dalam bentuk stablecoin USDC. Tindakan ini diikuti oleh aliran keluar ETF Bitcoin senilai USD 800 juta dalam satu hari, penarikan terbesar kedua dalam sejarah ETF kripto. Namun, meskipun demikian, sejumlah analis tetap melihat struktur pasar kripto masih solid. Fyqieh mengatakan bahwa pasar masih dalam fase penyesuaian wajar, bukan mengalami keruntuhan struktural.
Sentimen jangka panjang tetap didorong oleh tren investasi institusional dan adopsi perbendaharaan korporasi terhadap aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Toncoin, dan Solana. Sementara itu, harga Ethereum (ETH) juga mengalami pelemahan, bergerak sideways antara USD 3.524 hingga USD 3.859 sejak 21 Juli. Kekurangan dorongan kuat dari sisi leverage dan akumulasi paus membuat kemungkinan breakout tertunda.
Menurut Fyqieh, “Ethereum saat ini berada dalam fase ketidakpastian teknikal. Penurunan rasio leverage dan arus bersih negatif dari pemegang besar menunjukkan bahwa pasar sedang berhati-hati. Jika support di USD 3.524 ditembus, ETH bisa turun menuju USD 3.067. Namun, masih ada peluang untuk rebound ke atas USD 4.000 jika terjadi lonjakan volume atau adanya katalis baru dari sisi makro atau ekosistem DeFi.”





