Kolaborasi Ilmuwan Indonesia-Saintis Dunia: Visi Presiden

by -123 Views

Presiden Prabowo Subianto mendorong ilmuwan Indonesia untuk terlibat dalam kolaborasi dengan saintis dunia. Menurut Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Noudhy Valdryno, hal ini merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo untuk memberikan kontribusi positif bagi perkembangan Indonesia Maju. Presiden juga menekankan pentingnya peran ilmuwan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan. Kolaborasi dengan saintis dunia diharapkan dapat memperkuat strategi industrialisasi nasional yang fokus pada hilirisasi, penguasaan teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

KSTI Indonesia 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjadi ajang penting bagi para ilmuwan untuk berkolaborasi. Lebih dari 2 ribu saintis diundang untuk berpartisipasi dalam konvensi tersebut dan merumuskan peta jalan riset dan inovasi di delapan sektor strategis yang menjadi fokus utama. Tema utama KSTI 2025 adalah “Sains dan Teknologi untuk Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi,” sebagai upaya untuk mempercepat transformasi ekonomi Indonesia menuju industri bernilai tambah tinggi.

Dengan mengembangkan sektor-sektor prioritas seperti energi, pertahanan, dan digitalisasi, Indonesia diharapkan dapat menjadi pemimpin industri di tingkat global. Konvensi KSTI menjadi wadah strategis untuk mempertemukan kekuatan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, daya cipta industri, dan arah kebijakan negara dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Melalui kolaborasi antara ilmuwan Indonesia dengan saintis dunia, Presiden Prabowo berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif bagi negara ini.

Source link