Prabowo Adjusts Cak Imin and Sultan Najamudin’s Berets: Military Parade Highlights

by -241 Views

Pada hari Minggu (10/8), sebelum dimulainya Parade Penghormatan Operasional dan Militer di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat, terjadi momen ringan ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin acara tersebut. Saat Prabowo menyapa pejabat negara yang hadir, tiba-tiba ia berhenti melihat Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, yang lebih dikenal sebagai Cak Imin. Tanpa ragu, Prabowo mengulurkan tangan untuk menyesuaikan beret menteri tersebut, memastikan agar duduk dengan rapi.

Gestur serupa terjadi ketika ia bertemu dengan Ketua DPD Sultan Najamudin — Prabowo membenarkan posisi beretnya. Adegan tersebut membuat senyum terukir di wajah para pejabat yang berdiri di sekitar. Dalam sambutannya, Prabowo menjelaskan mengapa banyak pejabat negara dalam acara tersebut mengenakan pakaian militer.

Di belakangnya terdapat banyak tokoh terkemuka berpakaian seragam. Mereka mengenakan seragam tersebut sebagai tanda kesediaan untuk berdiri di garis depan bersama seluruh rakyat,” katanya. “Kami tidak akan melakukan apa pun kecuali membela bangsa Indonesia. Itu sebabnya pandangan kami adalah pertahanan defensif,” tambahnya.

Prabowo menegaskan bahwa seluruh rakyat Indonesia akan siap untuk membela setiap jengkal wilayah negara. “Kami akan membela setiap desa, setiap dusun, setiap lembah, setiap bukit, setiap gunung, setiap kabupaten, setiap provinsi — setiap jengkal tanah kita. Kami tidak bisa ditaklukkan, tidak peduli apa pun. Daripada dikolonisasi lagi, lebih baik kita mati,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Prabowo memberikan pangkat kehormatan jenderal bintang empat, mengangkat Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI, dan memberikan pangkat jenderal kehormatan kepada 10 penerima, Medal of Honor Bintang Sakti kepada dua penerima, dan pangkat kehormatan kepada satu individu yang diakui karena dedikasi dan integritas yang luar biasa.

Acara tersebut juga menandai peresmian beberapa unit baru TNI, termasuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru, 14 Komando Daerah Laut, tiga Komando Daerah Udara, satu Komando Operasi Udara, enam Grup Kopassus, 20 Brigadir Pengembangan Teritorial, Satu Brigade Infanteri Marinir, Satu Resimen Pasgat, 100 Batalyon Pengembangan Teritorial, lima Batalyon Infanteri Marinir, dan lima Batalyon Pasukan Khusus Penyerbuan.

Secara total, parade melibatkan 27.384 personel TNI, didukung oleh 152 kendaraan taktis dengan 388 awak, dan 124 aset pertahanan — 34 dari TNI Angkatan Darat, 24 dari TNI Angkatan Laut, dan 66 dari TNI Angkatan Udara. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pejabat lembaga negara, menteri kabinet dan wakil menteri dari Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Negara Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kepala staf dari semua cabang militer, kepala badan, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, dan atase pertahanan dari negara-negara sahabat.

Source link