Istana Merdeka Dipadati Ribuan Pelajar Saat Prabowo Sambut Presiden Peru
Suasana di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin berubah lebih semarak dari biasanya ketika Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Peru Dina Ercilia Boluarte Zegarra. Bukan hanya protokol resmi yang menjadi sorotan, tetapi juga kehadiran sekitar 3.000 pelajar dari berbagai sekolah di ibu kota yang ikut memeriahkan penyambutan. Kehadiran para siswa membuat agenda diplomatik itu terasa lebih terbuka dan hidup, sekaligus memberi warna berbeda pada pertemuan dua kepala negara tersebut.
Kedatangan Presiden Peru Disambut Iring-Iringan Kehormatan
Berdasarkan keterangan resmi dari Istana, Presiden Boluarte tiba lebih dulu di kawasan Monas sebelum menuju Istana Merdeka dengan pengawalan pasukan motoris dan pasukan berkuda. Setibanya di kompleks istana, ia disambut langsung oleh Presiden Prabowo. Keduanya kemudian berdiri di podium kehormatan saat lagu kebangsaan Peru dan Indonesia dikumandangkan, menandai dimulainya rangkaian upacara kenegaraan.
Prosesi berlangsung tertib dan penuh simbol penghormatan. Setelah itu, Prabowo dan Boluarte melakukan inspeksi pasukan kehormatan serta memberi penghormatan kepada bendera masing-masing negara. Dalam rangkaian yang sama, keduanya juga memperkenalkan delegasi resmi yang ikut hadir dalam kunjungan tersebut.
Diplomasi Hangat di Tengah Nuansa Seremonial
Meski dibalut formalitas kenegaraan, suasana penyambutan terasa lebih akrab berkat antusiasme para pelajar yang memenuhi area sekitar istana. Kehadiran ribuan siswa itu memberi kesan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni diplomatik, melainkan juga momen yang ingin menunjukkan kedekatan antara Indonesia dan Peru di hadapan publik.
Pertemuan Bilateral Jadi Agenda Utama
Usai upacara, Prabowo dan Boluarte melanjutkan pertemuan bilateral untuk membahas penguatan hubungan kedua negara. Indonesia dan Peru sama-sama menjadi anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), sehingga pembicaraan dinilai relevan dalam kerangka kerja sama kawasan. Kunjungan Boluarte juga merupakan balasan atas lawatan resmi Prabowo ke Peru tahun lalu, yang memperlihatkan kesinambungan hubungan diplomatik Jakarta dan Lima.
