Prabowo Denounces SOE Bonuses Cut as Political Stunt

by -215 Views

Pada sebuah acara presentasi Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2026 di Kompleks Parlemen Senayan pada Jumat (15 Agustus), Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan di balik penghapusan skema bonus, yang dikenal sebagai tantiem, bagi komisaris dan direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengalami kerugian, serta mengurangi jumlah komisaris di perusahaan-perusahaan tersebut. Prabowo mengungkapkan praktik-praktik yang dianggapnya absurd dalam bidang tantiem—bonus bagi eksekutif BUMN. Dia menyatakan bahwa tantiem telah dihapus dan mengecam tindakan-tindakan yang dianggapnya tidak wajar terkait dengan tantiem. Prabowo juga menyoroti adanya jumlah komisaris yang berlebihan di BUMN yang mengalami kerugian. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dana publik harus dijaga melalui pengeluaran berkualitas tinggi, dan pengeluaran yang boros harus dipangkas. Presiden juga menekankan bahwa pengeluaran pemerintah harus menghasilkan manfaat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli, dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Source link