Kontroversi Prabowo: Bonus Komisaris BUMN dihapuskan – Apa Dampaknya?

by -164 Views

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyoroti komitmennya untuk melakukan perbaikan dalam tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan menghapus praktik pemberian bonus atau tantiem kepada komisaris BUMN. Dalam acara Apkasi Otonomi Expo 2025 di ICE BSD, Tangerang, Prabowo mengungkapkan bahwa banyak aset dan potensi BUMN yang belum dikelola dengan baik. Melalui penggabungan aset di bawah Danantara, Indonesia kini memiliki potensi keuangannya yang signifikan di tingkat global.

Dengan aset BUMN yang berhasil terkumpul di Danantara senilai US$10 miliar, Prabowo menegaskan bahwa kekayaan Indonesia sungguh luar biasa. Namun, ia menyoroti praktik pemberian tantiem atau bonus kepada komisaris BUMN yang dinilai tidak adil, terutama saat perusahaan mengalami kerugian. Prabowo menjadikan kebijakan penghapusan bonus bagi komisaris BUMN sebagai langkah dalam reformasi besar-besaran dalam pengelolaan BUMN.

Integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan negara juga menjadi fokus Prabowo. Beliau menekankan bahwa langkah ini tidak hanya untuk melakukan perbaikan internal, tetapi juga sebagai panggilan bagi generasi muda yang memiliki integritas dan semangat profesionalisme untuk turut serta dalam pengembangan BUMN ke depan.

Source link