Bitcoin Siap Melawan Red September? Analis memberikan Sinyal Positif

by -180 Views

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan kekuatannya dengan menembus level USD 112.000 atau sekitar Rp 1,84 miliar pada hari Rabu 3 September 2025 malam. Pergerakan positif ini terjadi di tengah meningkatnya optimisme pasar menjelang keputusan suku bunga The Fed yang dijadwalkan pada 17 September mendatang. Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin sempat menyentuh USD 112.500 usai pembukaan Wall Street, sebelum bergerak stabil di kisaran USD 112.067. Aksi harga ini membuat BTC mempertahankan posisinya dalam dukungan bullish.

Meskipun bulan September dikenal sebagai periode yang menekan harga kripto terbesar, pola historis tidak selalu berulang. Dalam dua tahun terakhir, Bitcoin mampu menutup September di zona hijau, termasuk capaian terbaik sepanjang sejarah pada 2024 dengan kenaikan 7,29%. Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menganggap faktor makroekonomi tahun ini berpotensi mengubah arah pasar. Dia menilai bahwa meskipun Red September membayangi, risiko jatuh BTC ke bawah USD 100.000 relatif kecil jika support kuat di kisaran USD 105.000-110.000 mampu bertahan. Peluang rebound juga terbuka, terutama dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang mencapai probabilitas 87% menurut CME FedWatch.

Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Source link