Bank sentral El Salvador baru-baru ini melakukan peningkatan cadangan emas, yang merupakan yang pertama kalinya dalam lebih dari tiga puluh tahun. Dalam sebuah pengumuman, Bank Sentral El Salvador mengungkapkan bahwa mereka telah membeli 13.999 troy ounce emas senilai USD 50 juta, atau setara dengan Rp 819,83 miliar. Pembelian ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah dan panjang untuk melakukan diversifikasi dan memperkuat cadangan internasional negara tersebut.
Dengan akuisisi ini, kepemilikan emas El Salvador meningkat menjadi 58.105 troy ounce dengan nilai USD 207,4 juta atau Rp 3,40 triliun. Tindakan ini merupakan pembelian pertama sejak tahun 1990 dan diharapkan dapat mendukung kesehatan keuangan jangka panjang El Salvador, melindungi ekonomi dari perubahan struktural di pasar internasional, serta meningkatkan stabilitas dan kepercayaan untuk penduduk dan investor.
Bank sentral El Salvador menjelaskan bahwa strategi ini dapat diimplementasikan berkat penguatan aset bank sentral dalam beberapa tahun terakhir, yang memberikan dukungan bagi kesehatan sistem keuangan negara tersebut dalam konteks peningkatan stabilitas makroekonomi yang dihasilkan dari kebijakan yang diterapkan oleh Presiden Nayib Bukele. Penyelenggaraan strategi ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi El Salvador dalam menghadapi kondisi ekonomi global yang berubah dengan mempertahankan stabilitas dan kepercayaan dari berbagai pihak.





