Perkembangan Shiba Inu: Peluang Bullish dan Risiko Bearish

by -280 Views

Shiba Inu di Titik Penentu: Peluang Rebound Terbuka, Tapi Tekanan Jual Masih Mengintai

Shiba Inu (SHIB) sedang berdiri di area yang krusial. Setelah berbulan-bulan bergerak dalam pola segitiga simetris yang semakin menyempit, pasar kini menunggu satu pertanyaan besar: apakah token ini mampu keluar dari tekanan dan memulai reli baru, atau justru kembali tergelincir ke zona lemah. Sinyal yang muncul sejauh ini belum cukup seragam, baik dari sisi teknikal maupun aktivitas on-chain, sehingga arah SHIB masih menyisakan ruang bagi skenario bullish maupun bearish.

Breakout di Depan Mata, Jika Resistance Tertembus

Untuk skenario paling optimistis, SHIB perlu menembus area resistance di sekitar USD 0,0000137. Level ini dianggap penting karena bisa menjadi pemicu perubahan arah jika dilewati dengan dukungan volume yang kuat. Bila breakout benar-benar terjadi, target berikutnya diperkirakan mengarah ke USD 0,000016. Bagi pelaku pasar, penembusan tersebut akan dibaca sebagai tanda bahwa fase konsolidasi yang berlangsung selama beberapa bulan mulai kehilangan cengkeramannya.

USD 0,000012 Jadi Penyangga yang Harus Dijaga

Di sisi lain, SHIB masih memiliki peluang pulih secara bertahap selama mampu bertahan di area USD 0,000012. Meski tekanan jual belum sepenuhnya mereda, aliran SHIB ke bursa terpusat dilaporkan tetap stabil. Kondisi ini memberi sinyal bahwa sebagian pemegang token belum tergesa-gesa melepas aset mereka. Selama suplai masih terjaga dan pasar tidak mengalami guncangan baru, pemulihan perlahan tetap terbuka.

Momentum Pasar Belum Sepenuhnya Kuat

Meski begitu, risiko bearish belum bisa disingkirkan begitu saja. Data transaksi sempat melemah setelah sebelumnya melampaui 11.000 transaksi pada pertengahan September. Penurunan ini menunjukkan bahwa minat pasar belum benar-benar solid, sementara momentum bisa berubah cepat apabila dorongan beli tidak muncul dalam waktu dekat. Dalam situasi seperti ini, SHIB masih harus membuktikan apakah mampu keluar dari pola sempitnya atau justru kembali melemah sebelum sempat mendapatkan tenaga baru.

Berdasarkan laporan yang dirangkum Liputan6.com, arah SHIB dalam waktu dekat akan sangat ditentukan oleh kemampuan harga mempertahankan level-level kunci sekaligus menarik volume baru yang cukup kuat untuk menggerakkan pasar ke fase berikutnya.