Bitcoin dan Emas Melesat: Sentimen Positif Oktober 2025

by -238 Views

Bitcoin kembali jadi pusat perhatian pasar pada Minggu, 5 Oktober 2025, setelah menembus rekor baru dan sempat menyentuh USD 125.689. Meski kemudian terkoreksi tipis, aset kripto terbesar di dunia itu tetap bertahan di atas USD 125.000, atau sekitar Rp 2,07 miliar. Pada pembaruan terakhir, harga Bitcoin tercatat di USD 123.048, setara sekitar Rp 2,04 miliar, dengan kenaikan 0,78% dalam 24 jam dan lonjakan 12,52% selama sepekan.

Bitcoin Menguat di Tengah Ketidakpastian Politik AS

Reli Bitcoin kali ini tidak muncul begitu saja. Salah satu pemicunya adalah ketidakpastian yang dipicu penutupan pemerintah Amerika Serikat. Situasi tersebut membuat sebagian investor melirik aset yang dianggap lebih tahan menghadapi gejolak, termasuk Bitcoin. Di saat negosiasi pendanaan pemerintah federal belum menemukan titik akhir, minat terhadap aset alternatif ikut menguat.

Pasar Saham Naik, Kripto Tak Mau Kalah

Penguatan Bitcoin juga berjalan beriringan dengan naiknya saham-saham Amerika Serikat. Kombinasi ini menunjukkan bahwa sentimen pasar sedang cenderung positif, meski bayang-bayang ketidakpastian kebijakan masih terasa. Dalam kondisi seperti ini, sebagian pelaku pasar tampak membagi fokus antara saham dan aset digital, dengan harapan Bitcoin masih punya ruang untuk melanjutkan kenaikan dalam waktu dekat.

Kripto Makin Dekat dengan Pusat Kekuasaan

Sorotan terhadap aset digital juga ikut terdorong oleh keterlibatan Presiden AS Donald Trump dan keluarganya dalam sejumlah usaha terkait kripto. Dukungan mereka terhadap mata uang digital serta berbagai bisnis yang digeluti di sektor ini disebut ikut menambah kekayaan keluarga Trump. Perkembangan tersebut membuat kripto semakin sulit dipandang sebagai instrumen pinggiran, karena kini sudah masuk ke percakapan politik dan bisnis di level tertinggi.

Berdasarkan data pasar yang dikutip dari sumber terkait, momentum Bitcoin masih terjaga kuat, sementara emas juga ikut menikmati sentimen positif di awal Oktober 2025.