Prediksi Pasar Kripto 2025: BNB Masih Dilirik, XRP Terancam, SHIB Makin Terjepit
Pasar kripto memasuki 2025 dengan peta yang jauh dari seragam. Sejumlah aset besar masih menyimpan ruang penguatan, tetapi tidak semua token mampu mengikuti irama yang sama. Shiba Inu (SHIB), yang dulu sempat melesat sebagai simbol euforia “koin rakyat”, kini justru berada dalam tekanan yang kian nyata. Dengan harga sekitar USD 0,0000121, token ini terlihat kesulitan keluar dari zona rawan dan belum menunjukkan tanda pemulihan yang meyakinkan.
SHIB Masih Kesulitan Lepas dari Tekanan Jual
Secara teknikal, SHIB memang masih bertahan sedikit di atas area support penting. Namun posisi tersebut belum cukup kuat untuk memberi sinyal aman. Harga token ini telah menembus beberapa rata pergerakan jangka pendek, sementara kegagalan menembus EMA 200 menegaskan bahwa tekanan jual masih mendominasi. Kondisi ini membuat peluang rebound dalam waktu dekat tampak terbatas.
Jika SHIB kembali turun di bawah USD 0,0000120, pasar bisa mengarah ke pelemahan lanjutan di area USD 0,0000115, bahkan USD 0,0000105. Bila skenario itu terjadi, kenaikan yang sempat terbentuk sejak 2024 berisiko terkikis habis. Volume perdagangan yang ikut menurun juga memperlihatkan bahwa minat beli belum benar-benar kembali.
Momentum Mulai Hilang, Tapi Pasar Belum Jenuh Jual
Indikator RSI SHIB kini berada di level 45. Angka ini menggambarkan bahwa tenaga bullish sudah memudar, tetapi pasar belum masuk ke wilayah jenuh jual. Artinya, ruang penurunan masih terbuka bila tidak ada dorongan beli yang cukup kuat untuk mengubah arah tren.
Dalam situasi seperti ini, SHIB semakin sulit mempertahankan relevansi di tengah pasar yang makin selektif terhadap aset tanpa utilitas jelas. Tanpa katalis baru, token ini berisiko mencatat titik terendahnya pada 2025 dan mempertegas pudarnya euforia yang dulu pernah mengangkat namanya.
BNB Masih Punya Peluang, XRP dan SHIB Tidak Sejalan
Di sisi lain, menurut prediksi pasar kripto yang dikutip dari Liputan6, BNB masih dipandang memiliki peluang menembus USD 2.000 pada 2025. Namun, proyeksi tersebut tidak berlaku merata untuk aset besar lainnya. XRP justru disebut berpotensi melemah, sementara SHIB berada di posisi paling rapuh di antara ketiganya.
Perbedaan arah ini menunjukkan bahwa pasar kripto pada 2025 tidak lagi digerakkan oleh spekulasi seragam seperti beberapa tahun lalu. Investor kini terlihat lebih berhati-hati dan lebih memilih aset yang punya pijakan kuat. Token yang rapuh tanpa dukungan fundamental dan minat beli yang solid akan lebih mudah terseret saat sentimen pasar memburuk.





