Update Harga Kripto 28 Oktober 2025: Bitcoin dan Dogecoin Masih Terkoreksi, Pasar Belum Kompak
Pasar kripto membuka perdagangan Selasa, 28 Oktober 2025, dengan nada yang masih campur aduk. Pada pukul 08.15 WIB, sebagian aset digital utama tercatat melemah dalam pergerakan harian, tetapi masih menyimpan kenaikan jika dilihat dalam rentang sepekan. Pola ini menandakan sentimen investor belum benar-benar stabil, meski tekanan jual juga belum cukup kuat untuk membalik tren mingguan secara penuh.
Bitcoin dan Ethereum Masih Bergerak di Bawah Tekanan
Berdasarkan data Coinmarketcap, Bitcoin (BTC) terkoreksi 0,60 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, dalam tujuh hari terakhir, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu masih menguat 3,69 persen. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di level USD 114.256 per koin atau sekitar Rp 1,90 miliar.
Tekanan serupa juga terlihat pada Ethereum (ETH). Kripto nomor dua terbesar ini turun 0,89 persen dalam sehari, tetapi masih mencatat kenaikan 4,70 persen dalam sepekan. ETH kini berada di kisaran Rp 68,77 juta per koin. Kondisi ini menunjukkan bahwa pelemahan harian belum cukup untuk menghapus dorongan beli yang terbentuk dalam beberapa hari terakhir.
BNB Masih Kuat, Cardano Kembali Melemah
Di tengah pergerakan yang tidak seragam, Binance Coin (BNB) justru mampu bertahan di zona hijau. Dalam 24 jam terakhir, BNB naik 0,47 persen dan menguat 4,71 persen dalam sepekan. Harga aset ini kini berada di sekitar Rp 19,03 juta per koin, membuatnya menjadi salah satu aset besar yang masih menunjukkan ketahanan relatif.
Sebaliknya, Cardano (ADA) kembali berada di bawah tekanan. Dalam sehari, ADA turun 2,14 persen, meski secara mingguan masih mencatat kenaikan 1,79 persen. Harga Cardano saat ini tercatat di level Rp 11.141 per koin. Perbedaan arah antaraset ini menegaskan bahwa pasar belum bergerak dengan satu sentimen yang sama.
Pasar Kripto Belum Menemukan Arah Pasti
Gabungan antara koreksi harian dan kenaikan mingguan memperlihatkan pasar kripto masih berada dalam fase sensitif. Bitcoin dan Ethereum menekan suasana pasar karena bobot keduanya yang besar, sementara penguatan pada BNB dan sebagian aset lain memberi sinyal bahwa minat beli belum hilang sepenuhnya.
Mengacu pada data yang dirangkum dari Coinmarketcap, volatilitas masih menjadi faktor utama yang perlu dicermati. Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga bisa berubah cepat hanya dalam hitungan jam, sehingga pembacaan tren jangka pendek menjadi sama pentingnya dengan melihat performa mingguan.





