Raih Laba Rp 46,56 Triliun bersama Strategi Perusahaan Kripto dan Kenaikan Bitcoin

by -218 Views

Raih Laba Rp 46,56 Triliun, Strategy Diuntungkan Lagi oleh Reli Bitcoin

Strategy, perusahaan kripto milik Michael Saylor, kembali jadi sorotan setelah melaporkan hasil keuangan kuartal ketiga 2025. Di tengah harga bitcoin yang masih bergerak kuat, perusahaan ini membukukan laba bersih sebesar USD 2,8 miliar atau sekitar Rp 46,56 triliun. Hasil itu bukan hanya menegaskan besarnya pengaruh aset digital terhadap kinerja perusahaan, tetapi juga mendorong laba per saham atau earnings per share (EPS) ke USD 8,42, melampaui perkiraan analis.

Bitcoin Masih Jadi Mesin Utama Kinerja Strategy

Data yang dikutip dari Yahoo Finance menunjukkan bahwa kekuatan utama Strategy tetap bertumpu pada kepemilikan bitcoinnya. Hingga 26 Oktober 2025, perusahaan tercatat memegang 640.808 BTC dengan nilai sekitar USD 47,44 miliar atau setara Rp 788,24 triliun. Rata-rata harga perolehan aset tersebut berada di level USD 74.032 per koin.

Di pasar kripto yang masih berada dalam fase bullish, Strategy mencatat imbal hasil bitcoin sebesar 26% secara year to date. Dari capaian itu, perusahaan mengantongi keuntungan sekitar USD 12,9 miliar atau Rp 214,46 triliun. Angka tersebut menunjukkan betapa sensitifnya kinerja Strategy terhadap pergerakan harga bitcoin, sekaligus menjelaskan mengapa laporan keuangan perusahaan ini kerap menjadi perhatian investor.

Pendapatan Tumbuh, Proyeksi 2025 Dinaikkan

Selain laba yang melonjak, pendapatan Strategy pada kuartal tersebut juga mencapai USD 128,7 juta atau sekitar Rp 2,13 triliun. Nilai itu naik 10,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski identitas bisnis perusahaan sangat lekat dengan aset digital, lini pendapatan operasionalnya tetap mencatat pertumbuhan yang cukup solid.

Melihat tren tersebut, Strategy menaikkan proyeksi untuk sepanjang 2025. Perusahaan memperkirakan laba operasional bisa mencapai USD 34 miliar, sedangkan laba bersih diproyeksikan berada di level USD 24 miliar atau sekitar USD 80 per saham. Revisi ini memperlihatkan keyakinan manajemen bahwa momentum pasar kripto, terutama bitcoin, masih akan menjadi penopang utama kinerja mereka.

Target Imbal Hasil Bitcoin Makin Dekat

Strategy juga menyebut imbal hasil bitcoin mereka kini sudah mendekati target setahun penuh sebesar 30%. Perusahaan melaporkan keuntungan BTC sebesar 116.555, yang menghasilkan keuntungan bitcoin sekitar USD 12,19 miliar. Dengan total kepemilikan yang menembus 640.808 BTC, strategi akumulasi bitcoin tetap menjadi inti model bisnis perusahaan.

Bagi Strategy, kenaikan bitcoin bukan sekadar kabar baik di pasar, melainkan faktor yang langsung tercermin ke laba bersih dan valuasi aset. Laporan kuartal ketiga 2025 itu kembali menegaskan satu hal: selama reli bitcoin berlanjut, kinerja Strategy akan terus bergerak seirama dengan aset yang paling mereka andalkan.