Harga Kripto 1 November 2025: Bitcoin Bertahan di Atas USD 109 Ribu, Altcoin Masih Campuran
Pasar kripto membuka 1 November 2025 dengan sinyal yang tidak sepenuhnya buruk, tetapi juga belum cukup kuat untuk disebut pulih. Dalam perdagangan 24 jam terakhir, sejumlah aset digital utama memang kompak menghijau. Namun, bila melihat kinerja sepekan, mayoritas masih belum lepas dari tekanan dan tetap mencatat pelemahan.
Bitcoin Masih Jadi Penopang Utama Pasar
Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin naik 0,52 persen dalam sehari terakhir dan masih bertahan di atas level psikologis USD 109 ribu. Pada perdagangan terbaru, BTC berada di posisi USD 109.814 per koin. Meski bergerak positif dalam hitungan jam, performa mingguan Bitcoin belum sepenuhnya meyakinkan karena masih turun 0,91 persen.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih menjadi jangkar utama pasar kripto, tetapi sentimen yang menopangnya belum cukup kuat untuk mendorong reli yang lebih lebar. Dengan kata lain, kenaikan harian belum otomatis menghapus tekanan yang terasa selama tujuh hari terakhir.
Ethereum, XRP, dan BNB Kompak Naik, Tapi Belum Lepas dari Koreksi
Ethereum ikut menguat tipis 0,19 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, dalam sepekan, ETH masih terkoreksi 1,81 persen dan diperdagangkan di kisaran Rp 64,01 juta per koin. Kondisi serupa juga terlihat pada XRP yang justru mencatat kenaikan harian paling besar di antara aset utama yang disebutkan, yakni 1,37 persen. Meski begitu, secara mingguan XRP tetap melemah 0,87 persen dengan harga Rp 41.592 per koin.
Binance coin atau BNB juga tidak ketinggalan menutup perdagangan harian dengan penguatan 0,84 persen. Akan tetapi, dalam rentang tujuh hari, BNB masih turun 0,85 persen dan berada di level Rp 18,19 juta per koin. Pola ini memperlihatkan bahwa pasar sedang bergerak dalam fase pemantulan jangka pendek, bukan pemulihan yang benar-benar solid.
Solana Naik Harian, Tetapi Tekanan Mingguan Masih Berat
Solana (SOL) turut mencatat kenaikan 0,45 persen dalam satu hari terakhir. Kendati demikian, posisi mingguan SOL masih berada dalam tekanan yang lebih dalam dibanding beberapa aset besar lain, dengan penurunan 3,01 persen. Harga Solana saat ini tercatat di Rp 3,11 juta per koin.
Data harian yang hijau memang memberi ruang optimisme sesaat, tetapi koreksi mingguan menunjukkan pasar masih berhitung. Seperti dicatat CoinMarketCap, pergerakan kripto sangat dinamis dan dapat berubah cepat mengikuti sentimen pasar, sehingga arah harga masih bisa bergeser dalam waktu singkat.
Bagi pembaca, kondisi ini menjadi pengingat bahwa pasar kripto belum benar-benar keluar dari fase hati-hati. Keputusan untuk membeli atau menjual aset digital tetap berada di tangan masing-masing, dengan risiko untung dan rugi yang sama-sama harus dipertimbangkan secara matang sebelum masuk ke pasar.





