Menganalisis Potensi Harga Cardano

by -32 Views

Cardano (ADA) adalah salah satu kriptokurensi yang memiliki performa turun sekitar 13% dalam 12 bulan terakhir, meskipun Bitcoin dan Ethereum masing-masing mengalami kenaikan 9% dan 2%. Meski demikian, Cardano tetap berada di peringkat ke-10 dalam daftar kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar sebesar USD 18 miliar atau sekitar Rp 301,15 triliun saat ini.

Pada Minggu malam, 16 November 2025, harga Cardano mengalami penurunan sebesar 3,45% dalam 24 jam terakhir, dan selama seminggu terakhir, harga Cardano bahkan turun sebesar 13,02%, dengan harga saat ini sekitar USD 0,4914. Menurut Yahoo Finance, potensi Cardano untuk mencapai harga USD 1 dalam setahun ke depan masih menjadi proyeksi.

Cardano, yang merupakan karya dari salah satu pendiri Ethereum, Charles Hoskinson, didesain menggunakan mekanisme konsensus proof-of-stake (PoS) sebagai cara untuk memvalidasi transaksi tanpa perlu menambang seperti Bitcoin. Token PoS hanya perlu dipertaruhkan untuk mendapatkan imbalan bunga dalam bentuk koin. Cardano juga mendukung kontrak pintar dan aplikasi terdesentralisasi dengan menggunakan protokol blockchain PoS yang dikembangkan sendiri bernama Ouroboros.

Dibandingkan dengan Ethereum, Cardano menjalankan proses formal peer review untuk menyetujui proyek-proyeknya agar lebih scalable dan aman. Hal ini berbeda dengan Ethereum dan beberapa blockchain PoS lainnya yang tidak menjalankan proses peer review untuk setiap proyek yang disetujui. Dengan potensi harga Cardano yang diprediksi dapat mencapai USD 1 dalam setahun ke depan, pasar kripto terus menarik minat bagi para investor.

Source link