Pada tanggal 21 November 2025, Miss Universe asal Meksiko, Fatima Bosch, resmi dinobatkan sebagai Miss Universe 2025. Kemenangan Fatima Bosch dalam ajang bergengsi ini menarik perhatian publik setelah sempat dimarahi oleh Direktur Miss Universe Nawat Itsaragrisil saat acara The Universe Ceremony pada tanggal 5 November lalu. Fatima Bosch, seorang aktivis kemanusiaan dan relawan berusia 25 tahun, diberikan mahkota oleh Miss Universe 2024, Victoria Kjær Theilvig dari Denmark. Runner-up dalam kompetisi ini adalah Praveenar Singh dari Thailand, diikuti oleh Stephany Abasali dari Venezuela, Ahtisa Manalo dari Filipina, dan Olivia Yacé dari Pantai Gading yang juga berhasil masuk dalam lima besar. Sayangnya, kontestan asal Indonesia, Sanly Liu, tidak berhasil masuk dalam 30 besar yang diperebutkan. Acara tersebut diikuti oleh 120 finalis dengan berbagai penilaian dari babak swimwear hingga babak 5 besar yang menguji wawasan dan kepiawaian para finalis. Fatima Bosch memberikan jawaban yang memukau dengan menekankan pentingnya mencintai diri sendiri dan menghargai kemampuan diri. Kompetisi Miss Universe 2025 berlangsung selama tiga minggu dengan berbagai acara, termasuk sesi kostum nasional yang menampilkan busana megah yang mewakili negara masing-masing delegasi. Pada satu kesempatan, kontestan asal Jamaika, Gabrielle Henry, mengalami kecelakaan saat sesi gaun malam dan harus dilarikan ke rumah sakit, namun tidak mengalami patah tulang. Sekitar waktu yang sama, tiga kontestan dari Indonesia, Hungaria, dan Estonia mengalami keracunan makanan, menandai drama tambahan dalam penyelenggaraan Miss Universe 2025.
Fatima Bosch Terpilih Sebagai Miss Universe 2025, Wakil Indonesia Gagal





