Transformasi digital yang saat ini semakin cepat telah mendorong perusahaan telekomunikasi untuk merambah bisnis konten seperti film, serial, dan layanan over the top (OTT). Mereka tidak hanya fokus pada infrastruktur jaringan dan layanan internet semata. Sebagai contoh, Telkomsel, melalui Maxstream Studios, telah menegaskan komitmennya untuk menjaga kreativitas anak bangsa tetap relevan dan berkembang melalui karya yang menginspirasi. Mereka kembali memberikan pendanaan produksi bagi sineas muda melalui program kompetisi film pendek yang diberi nama Secinta Itu Sama Indonesia (SISI).
General Manager Digital Content Creation and Community Telkomsel, Anto M. C. Sihombing, menyatakan bahwa program ini memberikan kesempatan bagi sineas muda untuk mengekspresikan kreativitas dan kecintaan mereka terhadap Indonesia. Dari proses kurasi, tiga proposal film dipilih untuk mendapatkan dukungan pendanaan dan pendampingan produksi, yaitu Hanya Ada Kedamaian di Balik Jendela Rumahku, Yuck and Yum!, dan The Lost Forest. Ketiga film ini dijadwalkan akan tayang perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025 pada tanggal 30 November 2025.
Sebelumnya, pada akhir Februari 2025, Maxstream Studios berhasil meraih penghargaan Crystal Bear dalam kategori Best Short Film – Generation Kplus Children’s Jury di Festival Film Internasional Berlin 2025 (Berlinale), Jerman, melalui film pendek “Little Rebels Cinema Club”. Film tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri karena menggambarkan kreativitas dalam sinema yang saling berkaitan satu sama lain. Kekuatan karakter dan ekspresi para tokoh dalam film tersebut juga berhasil menyentuh perasaan penonton, sehingga memenangkan hati para juri.
Keberhasilan ini menegaskan komitmen Telkomsel, melalui Maxstream Studios, dalam mendukung industri perfilman Indonesia agar semakin diperhitungkan di kancah internasional. Film “Little Rebels Cinema Club” merupakan hasil dari program Secinta Itu Sama Sinema (SISS), sebuah inisiatif dari Maxstream Studios untuk menciptakan ekosistem perfilman yang inklusif dan berkelanjutan bagi sineas muda.





