Cara Membantu Anak Berkembang di Era AI: Tips Terbaik

by -33 Views

Kecerdasan buatan (AI) sekarang hadir di berbagai aktivitas anak, mulai dari fitur pencarian suara, chatbot, hingga rekomendasi konten di perangkat gawai mereka. Hal ini menimbulkan dilema bagi orang tua tentang bagaimana mendampingi anak agar tidak hanya menjadi pengguna pasif, tetapi juga mampu berpikir kritis dan tetap memegang nilai-nilai kemanusiaan. Ken Shelton, seorang ahli teknologi pendidikan dari Amerika Serikat, telah berpengalaman dalam bidang ini selama lebih dari dua dekade. Dia mengingatkan bahwa generasi anak saat ini tumbuh di era di mana keberadaan AI semakin menguat dan akan terus berkembang.

Menurut Shelton, AI seharusnya bukan menjadi penghalang dalam proses belajar, melainkan sebagai sarana pendamping untuk membantu siswa merumuskan pertanyaan yang tepat dan memperdalam pengetahuan. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam memperkuat pemahaman anak tentang teknologi dipandang sebagai langkah penting. Literasi AI menjadi faktor kunci dalam membentuk generasi yang tangguh, mampu berpikir ke depan, dan sadar akan dampak sosial dari penggunaan teknologi.

Shelton juga menekankan bahwa AI tidak memiliki otoritas mutlak dalam menentukan kebenaran. Orang tua memiliki peran penting dalam mengajarkan anak-anak untuk selalu bertanya, memverifikasi informasi, dan melakukan hal serupa. Antarina S. F. Amir, Pendiri dan CEO Redea Institute, menyoroti pentingnya persiapan mental dan kecakapan digital anak-anak, yang seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan sebuah usaha bersama.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid juga menekankan pentingnya perlindungan anak di dunia digital dengan membatasi akses internet secara ketat. Hal ini menjadi prioritas pemerintah dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan anak-anak di ranah digital. Kesadaran akan peran penting kecerdasan buatan dalam pendidikan, serta upaya mempersiapkan generasi muda sebagai pemikir digital yang siap menghadapi tantangan masa depan menjadi fokus utama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan.

Source link