Harga Bitcoin Turun, Investor Harus Waspada di Pasar Kripto

by -30 Views

Koreksi harga Bitcoin mengalami penurunan selama sepekan terakhir, dipicu oleh kombinasi berbagai faktor seperti krisis likuiditas, kondisi makro yang tidak mendukung, dan sinyal teknikal bearish. Analis dari Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, mengungkapkan hal ini kepada Liputan6.com. Meskipun terjadi tekanan pada harga Bitcoin, masih ada peluang rebound jangka pendek. Namun, pemulihan yang lebih kuat mungkin baru terjadi jika terdapat inflow baru ke ETF, sinyal dovish dari The Fed, atau perbaikan likuiditas di pasar.

Data dari Coinmarketcap menunjukkan penurunan harga Bitcoin sebesar 10,84% dalam seminggu terakhir, namun dalam 24 jam terakhir, koreksi harga mulai melandai dengan penurunan sebesar 2,5%. Pada Sabtu pagi, harga Bitcoin berada di posisi USD 84.997 atau sekitar Rp 1,4 miliar. Dengan terus terjadi koreksi harga Bitcoin, pelaku pasar perlu memperhatikan sentimen-sentimen yang dapat mempengaruhi pasar hingga akhir tahun 2025.

Menurut Fyqieh Fachrur, beberapa sentimen penting yang perlu diperhatikan termasuk perubahan kebijakan moneter terutama dari The Federal Reserve (the Fed). Arah suku bunga yang diambil oleh The Fed dapat memberikan dampak signifikan terhadap minat terhadap aset berisiko seperti Bitcoin. Oleh karena itu, perkembangan ini perlu terus dimonitor oleh para investor di pasar kripto.

Source link