Stunting masih menjadi masalah yang menghantui pertumbuhan anak di Indonesia, meskipun berbagai kampanye kesehatan telah dilakukan. Para ahli menilai bahwa minimnya pemahaman orang tua tentang gizi, pola asuh, kesehatan dasar, dan stimulasi anak juga berkontribusi pada tingginya kasus stunting. Di tengah arus informasi dari media sosial, banyak keluarga kesulitan memilah sumber edukasi yang valid. Untuk mengatasi hal ini, Parenthood Institute 2025 hadir sebagai program edukasi berbasis teknologi yang memberikan akses belajar yang kredibel dan mudah dipahami.
Program ini bertujuan untuk memberikan orang tua akses belajar tanpa batas dalam memahami tumbuh kembang anak. Dengan konten berupa artikel dan video pendek yang ringan, orang tua dapat dengan mudah mempelajari materi sehari-hari melalui aplikasi PrimaKu. Selain materi reguler, program ini juga menyediakan SuperClass yang merupakan kelas premium bersama dokter spesialis anak dan pakar perkembangan anak. Topik yang dibahas meliputi demam, speech delay, MPASI, tanda bahaya tumbuh kembang, vaksinasi, hingga stimulasi bayi baru lahir.
Menurut dr. Yuni Astria, Sp.A, edukasi yang diberikan oleh Parenthood Institute 2025 sangat penting untuk menekan risiko stunting sejak dini. Program ini diharapkan bukan hanya sebagai ajang belajar, tetapi juga sebagai ruang interaktif bagi orang tua untuk tumbuh bersama dalam mendidik anak-anak. Dengan memberikan akses belajar yang mudah dan berkualitas, diharapkan tingkat stunting di Indonesia dapat terus ditekan.





