Pertimbangan Operator ATM Bitcoin Jual Usai CEO Dituduh

by -29 Views

Virtual Assets LLC, operator ATM bitcoin berbasis di Chicago, Amerika Serikat, sedang mempertimbangkan potensi penjualan sebesar USD 100 juta atau setara dengan Rp 1,67 triliun dengan asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah. Hal ini terjadi setelah adanya tuduhan pencucian uang yang dialamatkan kepada perusahaan tersebut. Pengumuman mengenai potensi penjualan ini muncul beberapa hari setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengajukan tuntutan terhadap perusahaan dan CEO Virtual Assets LLC, Firas Isa, atas dugaan pencucian uang sebesar USD 10 juta atau Rp 167,26 miliar. Meskipun Isa dan perusahaannya mengklaim tidak bersalah terhadap tuduhan tersebut, Departemen Kehakiman menuduh mereka menerima dana dari korban dan penjahat melalui ATM Bitcoin tanpa mematuhi aturan “know-your-customer” (KYC) yang bertujuan untuk mencegah pencucian uang. Jika terbukti bersalah, Isa dan Virtual Assets LLC bisa menghadapi penyitaan aset, termasuk properti yang terlibat dalam dugaan pencucian uang, serta pemerintah dapat mengambil tindakan penyitaan aset pengganti jika diperlukan. Pada Jumat, Crypto Dispensers mengumumkan bahwa mereka sedang mengevaluasi kemungkinan penjualan sebesar USD 100 juta dan telah merekrut penasihat untuk mendukung proses peninjauan tersebut seiring dengan percepatan konsolidasi di sektor infrastruktur aset digital dan konversi tunai ke kripto.

Source link