Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin, mengalami penurunan kekayaan sekitar USD 41 miliar atau Rp 684 triliun akibat jatuhnya harga Bitcoin lebih dari 30 persen pada akhir 2025. Dengan penurunan ini, posisinya dalam daftar orang terkaya dunia turun di bawah Bill Gates. Koreksi pasar ini dipicu oleh investor institusi yang menarik dana besar-besaran dari produk Bitcoin seperti ETF, meningkatkan volatilitas pasar secara signifikan. Meskipun kekayaannya turun, belum ada aktivitas perpindahan dana dari 1,1 juta BTC yang dikendalikannya, menunjukkan ketegasan historis Satoshi dalam menghadapi gejolak pasar. Menurut CEO Binance, Richard Teng, kondisi ini merupakan fase volatilitas yang kembali muncul, dengan likuidasi posisi leverage yang tinggi dan tekanan makro yang meningkat. Sebagai disclaimer, pembaca diingatkan bahwa setiap keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab masing-masing, dan Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas konsekuensi keuangan dari keputusan investasi tersebut.
Dampak Harga Bitcoin Terhadap Kekayaan Satoshi Nakamoto





