Serangan Hacker Korea Utara Terhadap Industri Kripto: 20% Perusahaan Terinfeksi

by -36 Views

Industri kripto kembali dikejutkan dengan serangan hacker yang mematikan, dimana kelompok peretas Korea Utara dilaporkan berhasil menyusup ke sekitar 20 persen perusahaan kripto di seluruh dunia. Pablo Sabbatella, pendiri perusahaan audit Web3 opsek, mengungkapkan temuan mengejutkan ini dalam wawancara eksklusif dengan DL News. Menurut Sabbatella, infiltrasi ini dilakukan dengan cara yang lebih canggih daripada serangan siber biasa, yaitu dengan menyamar sebagai pelamar pekerjaan untuk meresapi perusahaan kripto.

Antara 30% hingga 40% lamaran yang diterima oleh perusahaan kripto sebenarnya berasal dari peretas Korea Utara yang menjalankan modus melamar pekerjaan. Mereka tidak mengincar dana secara cepat, melainkan membidik akses jangka panjang ke infrastruktur perusahaan. Hacker Korea Utara menggunakan berbagai cara untuk berhasil melewati proses seleksi, seperti membayar warga negara berkembang untuk meminjam identitas mereka, menciptakan profil profesional palsu, dan mengincar beberapa perusahaan sekaligus.

Setelah diterima bekerja, mereka dapat mengakses sistem internal, membaca data sensitif, bahkan mengambil alih bagian vital dari infrastruktur perusahaan. Ancaman skala besar ini sangat mengkhawatirkan bagi industri kripto yang sangat bergantung pada keamanan dan kepercayaan. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan kripto untuk meningkatkan sistem keamanan mereka guna melindungi diri dari serangan-serangan berbahaya seperti ini.

Source link