Dunia musik internasional sedang berduka atas kepergian salah satu ikon reggae terbesar, Jimmy Cliff, yang meninggal dunia pada Senin 24 November 2025 dalam usia 81 tahun. Kabar duka ini disampaikan oleh istrinya, Latifa Chambers, melalui media sosial yang langsung menuai reaksi sedih dari penggemar di seluruh dunia. Chambers mengungkapkan bahwa Cliff meninggal akibat kejang yang diikuti pneumonia.
Jimmy Cliff dikenal sebagai sosok yang berperan penting dalam mempopulerkan musik Jamaika ke panggung global. Lahir di Saint James Parish, Jamaika, Cliff mulai menunjukkan bakat musiknya sejak usia dini. Perjalanan karirnya dimulai ketika ia merantau ke Kingston pada usia 14 tahun dan merilis lagu nasional pertamanya, “Hurricane Hattie”. Kesuksesan di tingkat lokal membawanya tampil di World’s Fair 1964 di New York, dan kemudian dikontrak oleh Island Records untuk berkarya di Inggris.
Selama dekade 1960-an, Jimmy Cliff merilis sejumlah album yang menerima pujian luas, seperti Hard Road to Travel dan Wonderful World, Beautiful People. Puncak karirnya datang pada tahun 1972 ketika ia membintangi film ikonik Jamaika, The Harder They Come, dan ikut menyumbangkan lagu-lagu dalam album soundtracknya.
Sebagai seorang penyanyi, multi-instrumentalis, dan aktor, Jimmy Cliff terus menghasilkan karya-karya yang merangkul genre reggae, ska, rocksteady, dan soul. Warisannya sebagai salah satu ikon musik Jamaika akan terus dikenang meskipun ia telah berpulang. Dengan kepergiannya, dunia kehilangan salah satu tokoh penting dalam sejarah musik reggae global.





