Indonesia Rupiah Digital: Stablecoin untuk Bersaing di Asia

by -26 Views

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan bahwa Indonesia tengah mengembangkan stablecoin yang disebut Rupiah Digital. Langkah ini diambil untuk mengikuti tren keuangan digital baik secara regional maupun global. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa Bank Indonesia (BI) telah memulai rangkaian langkah untuk memperkenalkan stablecoin Rupiah Digital.

Hasan menegaskan bahwa pengembangan ini sejalan dengan perkembangan keuangan digital di regional. Menurutnya, beberapa negara juga sedang melakukan uji coba serupa seperti Indonesia. Uji coba ini meliputi simulasi penggunaan instrumen alat pembayaran digital di masing-masing negara. Bank Indonesia telah merilis roadmap atau white paper terkait pengembangan CBDC (central bank digital currency) Rupiah Digital.

Stablecoin umumnya digunakan sebagai alat pembayaran di negara-negara yang telah menerapkannya. Namun, di Indonesia, stablecoin belum diakui sebagai alat pembayaran yang sah. Menurut Hasan, Bank Indonesia masih dalam proses finalisasi konsep penerapan CBDC dan stablecoin Rupiah Digital. Perkembangan lebih lanjut diharapkan akan diumumkan setelah Bank Indonesia menyelesaikan konsep ini.

Source link