CEO Coinbase Umumkan Tangkapan Oknum India Terkait Pelanggaran Data

by -38 Views

Coinbase, bursa kripto terkemuka, kembali membuka pendaftaran aplikasinya di India setelah lebih dari dua tahun absen. Saat ini, pengguna dapat melakukan perdagangan kripto-ke-kripto di platform tersebut. Namun, dalam India Blockchain Week (IBW), Direktur APAC Coinbase, John O’Loghlen mengungkapkan rencana perusahaan untuk membuka akses fiat pada tahun 2026. Hal ini akan memungkinkan pengguna di India untuk melakukan pengisian uang dan pembelian kripto melalui platform Coinbase.

Pada tahun 2022, Coinbase memulai layanannya di India namun dalam beberapa hari terpaksa menghentikan dukungan untuk jaringan pembayaran Unified Payments Interface (UPI). Keputusan ini diambil setelah NPCI menolak mengakui keberadaan Coinbase di India. Kemudian, pada tahun 2023, Coinbase menghentikan semua operasinya di India dan meminta pengguna untuk menutup akun mereka.

John O’Loghlen menjelaskan keputusan tersebut sebagai langkah tegas untuk memulai dari nol dan memiliki catatan bersih di India. Coinbase bekerja sama dengan Financial Intelligence Unit (FIU), lembaga pemerintah yang mengawasi transaksi keuangan dan pencegahan penipuan, sebelum akhirnya mendaftar pada tahun yang sama. Pengguna di India kemudian dapat mengakses kembali layanan Coinbase melalui akses awal pada Oktober dan sekarang aplikasinya sudah dibuka untuk semua pengguna tanpa terkecuali.

Source link