Pasar aset kripto diperkirakan akan mengalami pertumbuhan baru pada tahun 2026, terutama dengan potensi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve). Owen Lau, Managing Director Clear Street, menyatakan bahwa kebijakan suku bunga The Fed akan sangat mempengaruhi pasar kripto dalam dua tahun ke depan. Prediksi penurunan suku bunga tersebut dapat mendorong investor untuk beralih ke aset berisiko, termasuk kripto.
Para ahli kripto juga melihat harapan penurunan suku bunga, bersama dengan masuknya dana dari produk Exchange-Traded Fund (ETF) kripto, sebagai faktor yang mendorong optimisme di pasar. Dengan minat investor institusi yang semakin meningkat, beberapa analis memperkirakan adanya perubahan dalam siklus Bitcoin, dimana siklus empat tahunan yang biasa terjadi dapat menjadi lebih pendek sekitar dua tahun. Namun, pengaturan dan dinamika permintaan pasar tetap menjadi faktor penentu penting dalam hasil akhirnya.
Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sebaiknya dilakukan analisis dan penelitian yang matang sebelum membeli atau menjual kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang mungkin terjadi akibat keputusan investasi yang diambil.





