Dari beberapa analisis teknikal yang dilakukan, harga Bitcoin tetap stabil di atas level dukungan historisnya. Terdapat proyeksi jangka panjang yang menunjukkan potensi Bitcoin bergerak menuju kisaran USD 800.000 hingga USD 1,8 juta, meskipun angka tersebut bersifat teoritis tanpa target waktu tertentu. Namun, sebagian analis mengingatkan bahwa imbal hasil yang lebih lambat bisa menjadi ciri siklus Bitcoin ke depan, sementara volatilitas tercatat menurun dengan pergerakan harga yang semakin stabil.
Terkait hal tersebut, minat investor institusi tetap kuat meskipun harga sedang melemah. Tether mengumumkan pembelian 8.888,8888888 BTC pada kuartal IV 2025 senilai hampir USD 778 juta pada 1 Januari 2026. Pembelian ini sejalan dengan kebijakan perusahaan untuk mengalokasikan hingga 15 persen laba kuartalan ke Bitcoin. Selain itu, Strategy juga menambah kepemilikan dengan membeli 1.229 BTC senilai USD 108,8 juta, sehingga total kepemilikan perusahaan menjadi sekitar 672.497 BTC. Meskipun harga Bitcoin dan saham perusahaan saat ini tertekan, perbedaan antara pergerakan harga dan konsistensi pembelian institusi menjadi ciri dari fase terbaru pasar Bitcoin.
Analisa Siklus Halving Bitcoin: Harga Menurun Setelah Halving





