Bitcoin Menguat Meski Ketegangan Venezuela, Analis Optimis

by -24 Views

Bitcoin mengalami tekanan dan turun di bawah level USD 90.000 setelah ketegangan geopolitik meningkat akibat aksi militer AS di Venezuela. Volatilitas yang tinggi tercermin dari pergerakan harga kripto terbesar dunia ini dalam kondisi ketidakpastian pasar global. Data dari coinmarketcap dan TradingView menunjukkan bahwa Bitcoin mencapai level tertinggi sebelum berbalik arah akibat serangan udara di Caracas oleh militer AS yang diumumkan melalui Truth Social Presiden AS Donald Trump. Situasi tersebut menambah gejolak pasar terutama karena terjadi di saat likuiditas rendah dan pasar keuangan tradisional tutup akhir pekan. Meskipun demikian, sejumlah pelaku pasar kripto melihat koreksi tersebut hanya bersifat sementara dan masih mempertahankan prospek positif Bitcoin dengan target USD 96.000 hingga USD 100.000 dalam beberapa pekan ke depan. Firma analitik @Wealthmanager juga menyoroti kontrak berjangka Bitcoin di CME Group yang ditutup di atas USD 90.000 pekan lalu sebagai sinyal teknikal positif. Penting untuk dicatat bahwa setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca dan Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Source link