Kenaikan berat badan setelah musim liburan merupakan hal yang lumrah terjadi. Banyak orang cenderung menyalahkannya pada kebiasaan makan saat perayaan serta cuaca yang tak menentu. Namun, dampak kesehatan dari kenaikan berat badan tiba-tiba sebenarnya dapat sangat serius. Menurut Direktur Ilmu Penyakit Dalam di Fortis Hospital, Greater Noida, Dr. Dinesh Kumar, kenaikan berat badan secara mendadak bisa meningkatkan kadar gula darah dan risiko terkena diabetes.
Perubahan pola makan dan kurangnya aktivitas fisik saat liburan natal dan tahun baru seringkali menjadi penyebab utama kenaikan berat badan. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan, mulai dari stres pada jantung hingga gangguan metabolisme. Untuk mencegah risiko ini, tetap aktif fisik meskipun di dalam ruangan, mengatur porsi makan, dan menghindari konsumsi makanan tinggi kalori saat acara perayaan sangat diperlukan.
Selain itu, deteksi dini dengan memeriksa kadar gula darah secara rutin selama musim liburan juga penting, terutama bagi individu yang berisiko tinggi. Intervensi tepat waktu dapat mencegah masalah kesehatan menjadi lebih parah. Oleh karena itu, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan rutin memeriksa kondisi kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah berbagai gangguan metabolisme jangka panjang yang dapat berdampak serius pada tubuh.





