Pada tahun 2025, data dari Dune Analytics menunjukkan bahwa EtherFi merupakan pemain dominan di antara enam kartu kripto mitra Visa yang terdaftar. Dengan sumbangan sekitar USD 55,4 juta, EtherFi mengungguli pesaingnya. Di posisi kedua, Cypher mencatat nilai transaksi sekitar USD 20,5 juta, sementara penerbit lain seperti GnosisPay, Avici Money, Exa App, dan Moonwell juga menunjukkan volume transaksi yang meningkat secara stabil.
Tren lonjakan transaksi ini mencerminkan perubahan perilaku pengguna aset digital. Pengguna kripto dan stablecoin saat ini lebih cenderung menggunakan aset mereka untuk pembayaran sehari-hari, bukan hanya sebagai investasi jangka panjang. Menurut peneliti Polygon, Alex Obchakevich, data Dune Analytics menunjukkan bahwa kartu kripto telah berubah menjadi instrumen pembayaran arus utama yang bukan lagi hanya eksperimental di dalam ekosistem global Visa.
Peningkatan kepercayaan konsumen terhadap infrastruktur pembayaran berbasis aset digital juga tercermin dalam tren ini. Dengan demikian, kartu kripto telah menunjukkan transformasi yang signifikan dan menjadi bagian integral dari sistem pembayaran global Visa.





