Harga Kripto 8 Januari 2026: Perkembangan Bitcoin dan Ethereum

by -29 Views

Pergerakan pasar kripto dalam 24 jam terakhir menunjukkan tekanan jual yang cukup dominan dengan beberapa aset kripto utama, termasuk bitcoin (BTC), mengalami pelemahan akibat aksi ambil untung dan sentimen kehati-hatian pelaku pasar global. Meskipun hanya beberapa aset yang bertahan di zona hijau dari jajaran kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin dan Ethereum masih dalam fase koreksi moderat. Menurut data dari coinmarkecap.com, pada Kamis (8/1/2026), harga Bitcoin melemah 2,44% menjadi USD 91.255,30 sedangkan Ethereum turun 3,74% ke USD 3.166,75. Namun, Tether tetap stabil di USD 0,9991 sebagai stablecoin lindung nilai jangka pendek. Di sisi lain, XRP mengalami penurunan 5,55%, BNB turun 2,06%, SOL turun 3,09%, dan USDC naik tipis 0,01%.

Dalam hal kenaikan, TRX menguat 1,34%, sedangkan Dogecoin turun 2,45% dan ADA melemah 4,04%. Bitcoin Cash terkoreksi 1,23%, LINK turun 4,06%, dan HYPE melemah 3,62%, sementara LEO menguat 2,12%. Meskipun mayoritas pasar cenderung melemah, Monero turun tipis 0,92%. Adanya permintaan relatif kuat di tengah tekanan pasar dapat dilihat dari kenaikan harga LEO. Diharapkan pembaca dapat memahami dan menganalisis sebelum melakukan keputusan investasi dalam aset kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil keuntungan ataupun kerugian dari keputusan investasi yang dibuat.

Source link