Mengapa Minggu Malam Selalu Terasa Berat bagi Pekerja?

by -31 Views

Mungkin Anda pernah merasakan gelisah atau cemas di Minggu malam setelah menyadari besok sudah hari Senin dan waktunya untuk kembali bekerja. Jika iya, maka Anda mungkin mengalami yang disebut dengan Sunday scaries. Hal ini ternyata banyak dirasakan oleh banyak orang, khususnya pekerja kantoran di ibu kota. Dari istilah Sunday scaries hingga berbagai penelitian resmi, rasa takut pada hari Senin memang nyata.

Studi terbaru dari University of Hong Kong menemukan bahwa kadar hormon stres, kortisol, naik sekitar 23 persen pada hari Senin, yang beriringan dengan peningkatan serangan jantung sebesar 19 persen. Hal ini tidak hanya dialami oleh pekerja kantoran, tetapi juga oleh para pensiunan. Respons stres terhadap hari Senin bukan hanya tentang pekerjaan, namun juga terkait dengan kebiasaan budaya dan reaksi fisiologis tubuh.

Sejarah juga mendukung fenomena ini. Hari Senin sering dikaitkan dengan turunnya kinerja pasar, meningkatnya keluhan kesehatan, hingga fenomena Monday effect yang memengaruhi produktivitas dan kesehatan jantung. Namun, para psikolog mengingatkan bahwa mungkin kita terlalu mengharapkan hari Senin akan buruk. Otak kita terlalu siap-siap stres, padahal kenyataannya tidak seburuk yang dibayangkan.

Sebelum Senin tiba, biasanya terjadi fase kecemasan di hari Minggu yang dikenal sebagai Sunday scaries. Hampir 80 persen orang dewasa di AS mengaku sulit tidur atau cemas pada Minggu malam, dan sekitar sepertiganya sering kehilangan jam tidur. Secara global, sekitar 42–75 persen pekerja penuh waktu mengalami kecemasan akhir pekan, tanpa memperhitungkan tingkat beban kerja.

Jadi, jika Anda merasakan kecemasan dan malas setiap akhir pekan, itu adalah hal yang normal dan sangat manusiawi. Beberapa alasan termasuk perubahan pola tidur, kecemasan antisipatif, pengaruh budaya, dan gangguan tidur. Semua hal ini dapat memengaruhi kondisi mental dan fisik kita menjelang hari Senin.

Source link