Perusahaan Pinjaman Kripto Terkendala Masuk Pasar AS Setelah Sanksi

by -35 Views

Otoritas keuangan California telah memberlakukan sanksi terhadap perusahaan pemberi pinjaman kripto Nexo karena melanggar aturan pinjaman. Meskipun telah merencanakan untuk memasuki pasar Amerika Serikat, Nexo harus menghadapi konsekuensi dari aksinya. Komisioner Regulator keuangan California, Department of Financial Protection and Innovation (DFPI), KC Mohseni, mengungkapkan bahwa Nexo telah melanggar hukum negara bagian dengan menyalurkan pinjaman konsumen dan komersial berbasis kripto kepada 5.456 warga California tanpa lisensi yang sesuai.

Pelanggaran lain yang ditemukan adalah ketidaktepatan dalam menilai kemampuan debitur untuk melunasi pinjaman dan ketidakpantasan dalam meninjau kewajiban utang yang ada serta riwayat kredit peminjam. Mohseni menegaskan bahwa pemberi pinjaman harus menghormati hukum dan menghindari praktik berisiko yang dapat membahayakan konsumen, sesuatu yang juga berlaku dalam pinjaman berbasis kripto.

Sanksi yang diberikan berupa denda sebesar USD 500.000 (sekitar Rp 8,45 miliar) dan perintah untuk memindahkan dana nasabah California ke afiliasi AS yang memiliki lisensi dalam waktu 150 hari. Langkah yang diambil oleh California dinilai signifikan karena menjadi acuan regulasi keuangan nasional dengan populasi dan produk domestik bruto terbesar di Amerika Serikat.

Kasus ini menambah masalah regulasi yang dihadapi Nexo di Amerika Serikat, yang sebelumnya memutuskan untuk keluar dari pasar AS pada tahun 2022. Dengan demikian, Nexo harus melalui proses hukum dan kembali mematuhi aturan yang berlaku sebelum bisa melanjutkan ekspansi bisnisnya di pasar Amerika Serikat.

Source link