Gejala Epilepsi Selain Kejang: 4 Tanda Umum

by -31 Views

Epilepsi masih sering disalahpahami oleh masyarakat. Banyak yang menganggap epilepsi sebagai penyakit menular, gangguan kejiwaan, atau kondisi yang tidak bisa diatasi. Tetapi sebenarnya, epilepsi adalah gangguan pada sistem saraf yang bisa dikendalikan dengan penanganan yang tepat. Dr. Wienorman Gunawan, Sp.BS, seorang Dokter Spesialis Bedah Saraf di Bethsaida Hospital Gading Serpong menjelaskan bahwa epilepsi terjadi akibat gangguan aktivitas listrik di otak. Otak manusia beroperasi menggunakan sinyal listrik, dan pada penderita epilepsi, terjadi lonjakan sinyal listrik yang abnormal dan terus-menerus yang dapat memicu kejang atau gangguan kesadaran.

Banyak mitos yang mengelilingi epilepsi, salah satunya adalah anggapan bahwa epilepsi bisa menular. Namun, Dr. Wienorman menegaskan bahwa epilepsi tidak menular dan bukanlah gangguan kejiwaan. Ini adalah kondisi medis yang terkait langsung dengan fungsi otak. Penyebab epilepsi bisa bermacam-macam, mulai dari riwayat cedera kepala, gangguan bawaan, infeksi otak, stroke, tumor otak, hingga gangguan struktur otak lainnya. Namun, pada sebagian pasien, penyebab epilepsi tidak selalu dapat diidentifikasi dengan pasti.

Gejala epilepsi pun bisa bervariasi, tidak selalu berupa kejang hebat. Kadang-kadang, epilepsi bisa muncul dalam bentuk tatapan kosong, melamun sesaat, gerakan kecil berulang, atau kehilangan kesadaran singkat. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan gejala-gejala seperti ini dan segera memeriksakan kondisi tersebut. Jika terjadi kejang epilepsi, langkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Beberapa tindakan yang bisa dilakukan termasuk memposisikan pasien miring ke samping, menghilangkan benda-benda keras di sekitar pasien, melonggarkan pakaian di sekitar leher, dan mencatat durasi kejang.

Selain itu, penting untuk tidak memasukkan benda apa pun ke dalam mulut pasien atau menahan gerakan kejang secara paksa. Setelah kejang berhenti, biarkan pasien beristirahat dan pulih kesadarannya. Kesadaran dan pemahaman yang tepat mengenai epilepsi sangat penting untuk membantu penderita dan masyarakat sekitar dalam menghadapi kondisi ini dengan lebih baik.

Source link