Harga Bitcoin Mencapai USD 90.000 – Level Target Kunci Tercapai

by -37 Views

Harga bitcoin menguat dalam 24 jam terakhir pada perdagangan Kamis (22/1/2026) pukul 17.28 WIB. Kenaikan harga bitcoin (BTC) disebabkan oleh membaiknya sentimen risiko global setelah tensi Amerika Serikat (AS) dan Eropa terkait Greenland mereda. Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur menyatakan bahwa meskipun terjadi rebound bitcoin, pelaku pasar masih menunggu konfirmasi lanjutan dengan level USD 92.000 atau sekitar Rp 1,55 miliar sebagai area teknikal yang dianggap penting.

Menurut data Coinmarketcap.com, harga bitcoin (BTC) naik 0,84% dalam 24 jam terakhir, sementara selama seminggu terakhir, harga bitcoin turun 6,99%. Saat ini, harga bitcoin berada di posisi USD 89.957 atau sekitar Rp 1,51 miliar.

Fyqieh mengungkapkan bahwa beberapa faktor pendorong kenaikan harga bitcoin kali ini termasuk akumulasi whale ketika harga turun di bawah USD 90.000 atau Rp 1,52 miliar, meredanya tekanan geopolitik Amerika Serikat (AS)-Eropa, dan bertahannya harga di area support teknikal kunci. Dari sisi on-chain, aktivitas pembelian oleh whale menjadi fokus utama, dengan alamat dompet yang memiliki minimal 1.000 BTC menambah kepemilikan saat harga turun di bawah USD 90.000, sementara investor ritel melakukan aksi jual.

Fyqieh menilai bahwa akumulasi whale memberikan sinyal kepercayaan terhadap prospek Bitcoin, meskipun volatilitas jangka pendek masih tinggi. Meskipun demikian, ia menekankan bahwa konfirmasi lanjutan diperlukan karena tekanan dari sisi makro dan arus dana institusional belum sepenuhnya mereda. Oleh karena itu, keberlangsungan rebound harga bitcoin perlu terus dipantau dalam beberapa waktu ke depan.

Source link