Noe Letto Mundur dari Jabatan Tenaga Ahli DPN Jika…

by -30 Views

Noe Letto, atau Sabrang Mowo Damar Panuluh, telah memberikan klarifikasi terbuka terkait penunjukannya sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Keputusannya untuk bergabung dalam lingkaran pemerintahan menuai berbagai tanggapan, terutama dari kalangan yang mengenalnya sebagai figur kritis terhadap kebijakan negara. Menyikapi kekhawatiran tersebut, Noe Letto menjelaskan posisi dan peranannya di DPN melalui kanal YouTube pribadinya.

Noe Letto menegaskan bahwa jabatan Tenaga Ahli bukanlah untuk membuat kebijakan atau regulasi, tetapi memberikan masukan, menganalisis situasi strategis, serta menyusun rekomendasi berdasarkan data dan kajian. Meski demikian, Noe Letto memahami kekhawatiran publik terkait hilangnya sikap kritis setelah dia bergabung dalam sistem.

Dia menyebut keputusannya sebagai eksperimen sosial dan politik untuk memperbaiki interaksi pejabat dengan masyarakat. Noe Letto juga menyatakan kesiapannya untuk mundur dari jabatan jika kontribusinya tidak memiliki dampak yang nyata. Tujuannya adalah untuk menjembatani kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat serta menyelesaikan konflik komunikasi dan prasangka dalam tata kelola negara.

Noe Letto memilih posisi Tenaga Ahli karena dianggap lebih independen dan tidak terikat kepentingan partai politik. Dia menilai posisi tersebut lebih nyaman daripada masuk lewat partai yang dapat membatasi kebebasan berpendapat. Noe Letto meyakini bahwa dengan membawa perspektif yang berbeda, dapat menciptakan standar baru dalam hubungan pejabat dengan masyarakat.

Source link