Pada Sabtu, 31 Januari 2026, penyelidikan seputar kematian selebgram Lula Lahfah mulai memperoleh kejelasan. Polisi Polres Metro Jakarta Selatan mengungkapkan aktivitas terakhir Lula sebelum ditemukan meninggal di apartemennya di Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Dalam konferensi pers pada Jumat, 30 Januari 2026, tim penyidik mengungkapkan detail kronologis berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan barang bukti, termasuk rekaman CCTV. Dari investigasi tersebut, terungkap bahwa Lula masih menjalani aktivitas biasa sehari sebelum peristiwa tragis itu terjadi. Ia terlihat pergi bersama seorang rekan perempuan ke kafe di wilayah Jakarta Selatan. Polisi juga menegaskan bahwa dari rekaman CCTV di lokasi tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan atau konflik.
Informasi dari keterangan polisi juga mengungkapkan bahwa Lula pergi ke rumah sakit sebelum kembali ke apartemennya. Keesokan harinya, asisten rumah tangga Lula merasa curiga karena sang selebgram tidak keluar dari kamar untuk rutinitas olahraga paginya. Hal ini membuatnya meminta bantuan petugas keamanan apartemen untuk membuka pintu kamar Lula yang terkunci. Setelah menemukan Lula tergeletak di dalam kamar, jenazahnya dievakuasi ke RS Fatmawati untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dalam tragedi ini, Rumah Sakit Fatmawati menyatakan bahwa Lula meninggal karena kehabisan napas tanpa tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kebenaran di balik kematian selebgram yang menghebohkan ini.





