Harga Bitcoin Anjlok Setelah Pekan Berat: Analisis Singkat

by -31 Views

Bitcoin mengalami tekanan saat pasar saham terpuruk akibat berbagai faktor termasuk kinerja saham teknologi seperti Microsoft yang mengecewakan. Korelasi antara Bitcoin dan aset berisiko seperti saham semakin terlihat pada Jumat lalu. Sentimen negatif dari Wall Street juga mempengaruhi pasar kripto, serta meluas ke bursa Eropa dan Asia.

Di sisi lain, harga emas dan perak juga mengalami pelemahan yang signifikan. Bahkan, perak mencatat penurunan harian terburuk sejak Maret 1980 dengan jatuh hingga 30% dalam satu hari.

Tekanan terhadap Bitcoin semakin terasa dengan aksi likuidasi paksa posisi perdagangan otomatis saat harga mencapai level tertentu. Data dari Coinglass menunjukkan lebih dari USD 2 miliar posisi long dan short Bitcoin telah terlikuidasi sejak Kamis lalu, dengan total likuidasi pasar kripto mencapai USD 2,56 miliar hanya dalam satu hari.

Kebijakan moneter juga menjadi perhatian para investor setelah Kevin Warsh diumumkan akan menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve. Selain itu, minat investor terhadap aset kripto juga melemah dengan arus keluar dana sebesar USD 1,7 miliar dalam dua pekan terakhir, menandai total arus keluar sepanjang tahun ini mencapai USD 1 miliar.

Kepala Riset CoinShares, James Butterfill, mengatakan bahwa arus keluar dana ini merupakan indikasi signifikan dari penurunan sentimen investor terhadap kelas aset kripto. Semua faktor tersebut berdampak pada pergerakan Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

Semoga informasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi pasar kripto saat ini dan memperkuat pemahaman tentang dinamika pasar yang perlu diwaspadai.

Source link