Pemanggilan Virgoun oleh Komnas Perlindungan Anak (PA) memicu perhatian publik setelah dilaporkan oleh mantan istrinya, Inara Rusli, terkait dugaan pengambilan paksa anak. Meski absen dalam pemanggilan tersebut, Virgoun memberikan tanggapan melalui kuasa hukumnya, Andy Santika. Andy menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk klarifikasi terhadap laporan yang diajukan Inara dan bahwa kliennya tidak menolak proses tersebut, hanya terkendala oleh undangan mendadak. Virgoun tidak hadir bukan untuk menghindar, melainkan karena pekerjaan tak bisa ditinggalkan. Andy menyatakan telah mengirimkan surat balasan kepada Komnas PA terkait hal ini. Tudingan pengambilan paksa anak masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut, dan Andy mengungkapkan bahwa anak-anak saat ini merasa nyaman bersama ayahnya. Langkah Virgoun membawa anak-anak dilatarbelakangi keinginan untuk menjaga kondisi mental mereka, terutama saat ada faktor psikologis yang perlu diperhatikan. Keputusan dan tindakan Virgoun dalam merawat anak-anaknya di waktu yang tepat diungkapkan sebagai upaya untuk menenangkan mereka.
Tanggapan Virgoun Terhadap Panggilan Komnas Perlindungan Anak





