Dalam situasi pasar yang dipenuhi dengan ketakutan ekstrem, pertanyaan muncul apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk bersikap optimis. Meskipun pergerakan indeks Fear and Greed yang ekstrem sering kali diikuti oleh pembalikan tren harga, sejarah menunjukkan bahwa pemulihan tidak selalu terjadi dengan cepat.
Contohnya, pada tahun 2019 Bitcoin telah pulih dari pasar bearish pada akhir 2018 dan awal 2019, meskipun harga sudah 2-3 kali lipat lebih tinggi dari titik terendahnya di USD 3.500, BTC masih gagal menembus level USD 10.000 untuk berbulan-bulan.
Kondisi semakin kompleks pada tahun 2020 ketika terjadi peristiwa “black swan” berupa krisis COVID-19, yang kembali menekan harga Bitcoin sebelum akhirnya memasuki fase reli besar. Namun, dibutuhkan lebih dari setahun bagi BTC untuk benar-benar mencapai USD 10.000, dan setelah itu harga tidak pernah kembali ke level empat digit.
Meskipun takut ekstrem sering kali menjadi indikasi potensi pembalikan tren, saat ini pasar masih dikuasai oleh ketidakpastian akibat tegangan geopolitik, ketidakstabilan pasar global, dan gejolak di berbagai kelas aset. Semua faktor ini membuat arah pergerakan Bitcoin ke depan tetap penuh tantangan.





