Korea Selatan Penjarakan CEO Kripto: Kasus Pertama UU Aset Virtual

by -57 Views

Di Korea Selatan, kasus hilangnya sejumlah besar Bitcoin yang sebelumnya disita dalam kasus pidana menjadi sorotan setelah inspeksi internal rutin di Kejaksaan Distrik Gwangju. Penelitian ini dilakukan untuk memeriksa akses dan pengelolaan aset sitaan, termasuk data kredensial yang disimpan di perangkat eksternal seperti USB. Meskipun otoritas hukum belum mengonfirmasi jumlah pasti Bitcoin yang hilang, perkiraan media lokal mencapainya hingga 70 miliar won, atau sekitar USD 47,7 juta.

Laporan pejabat setempat menunjukkan bahwa kehilangan tersebut diduga akibat seorang pegawai yang mengakses situs web palsu, menimbulkan dugaan serangan phishing. Ini disebabkan karena kata sandi atau kredensial dompet digital terekspos, memungkinkan pelaku kejahatan menguras dana Bitcoin sitaan tersebut. Insiden ini menyoroti tantangan yang dihadapi aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan pengelolaan aset digital di era kripto.

Source link