Menjaga kebersihan area genital merupakan hal yang penting untuk kesehatan organ intim. Salah satu cara yang umum dilakukan adalah dengan mencukur rambut di area tersebut. Mencukur bulu di area genital dilakukan dengan berbagai alasan, seperti mencegah bau tidak sedap akibat kelembapan setelah berkemih dan meningkatkan kenikmatan saat berhubungan intim. Namun, bagaimana pandangan Islam terkait tindakan ini? Buya Yahya menjelaskan bahwa meskipun mencukur bulu di area genital terkait dengan kebersihan, Allah menciptakan bulu tersebut untuk menjaga dari bakteri dan infeksi mikroba.
Dalam Islam, diperbolehkan untuk mencukur bulu di area genital, namun tidak disarankan untuk dicukur habis. Buya Yahya menegaskan pentingnya menjaga kebersihan area genital dengan mencukur bulu namun tidak dibiarkan menjadi panjang. Mencukur bulu di area genital juga merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan. Akhirnya, penting untuk membersihkan dan merapikan bulu kemaluan untuk mencegah penumpukan kotoran dan aroma tidak sedap. Jadi, yang terpenting adalah menjaga kebersihan dan merawat area genital dengan baik sesuai dengan ajaran Islam.





