Stablecoin Ancam Dominasi Bitcoin: Analis Mengeluarkan Peringatan

by -60 Views

Pasar kripto sedang menghadapi tantangan untuk mendapatkan momentum baru, dengan stabilitas stablecoin yang sangat mempengaruhi bitcoin (BTC) sebagai bagian dari perhatian analis saat ini. Stablecoin adalah jenis kripto yang didesain untuk menjaga nilainya tetap stabil, biasanya terikat pada mata uang fiat seperti dolar Amerika Serikat (AS).

Mike McGlone, Senior Commodity Strategist Bloomberg Intelligence, menyoroti tren keberlangsungan dalam dunia kripto, dimana dominasi Tether semakin meningkat. Ia menyatakan keyakinannya bahwa Tether akan melampaui dominasi bitcoin suatu saat. Tether terus menunjukkan pertumbuhan, melewati altcoin lain dalam kapitalisasi pasar. Pada tanggal 13 Februari 2026, kapitalisasi pasar USDT mencapai USD 184,6 miliar atau Rp 3.108 triliun, membuktikan posisinya yang kuat di pasar kripto.

Stablecoin telah menjadi komponen utama dalam pasar kripto, dengan total kapitalisasi pasar stablecoin mencapai USD 307,1 miliar atau Rp 5.710 triliun. Meskipun demikian, posisi USDT masih dikuasai oleh Ethereum (ETH) dan bitcoin (BTC). Analis menyarankan bahwa pertumbuhan stablecoin lebih dititikberatkan pada pasokan dan modal, bukan hanya pada harga.

Melihat penurunan teknis ETH baru-baru ini, dengan Ethereum turun di bawah level support USD 2.500, menyebabkan investor mencari level support berikutnya di USD 1.500. Dengan pasokan USDT terus berkembang, ada kemungkinan Tether dapat melampaui Ethereum dalam kapitalisasi pasar, menjadi aset kripto terbesar kedua di pasar.Ini menunjukkan bahwa pasar kripto sedang menunjukkan perilaku defensif dengan pertumbuhan stablecoin yang terus meningkat, bahkan ketika aset berisiko lainnya melemah.

Source link